NEWS UPDATE :  
SMK PERTANIAN PEMBANGUNAN NEGERI KUPANG

Berita

Demi Capai Swasembada Daging di NTT, SMK-PP Negeri Kupang Motivasi Calon Inseminator

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa pemerintah berupaya mempercepat swasembada daging dan menekan angka impor komoditas tersebut. Dalam upaya mewujudkan swasembada daging, peran inseminator sama pentingnya dengan peternak maupun pemangku kebijakan lainnya. Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi juga menyebutkan inseminasi buatan terbukti signifikan berpengaruh pada peningkatan populasi lewat angka kelahiran.

Sayangnya di Nusa Tenggara Timur, yang merupakan provinsi dengan komoditas andalan sapi bali, rasio inseminator dengan aseptor (ternak sapi) adalah 1 : 433. Begitulah penyampaian Kepala Pusdiktan (Pusat Pendidikan Pertanian) pada pembukaan acara MAF (Millennial Agricultur Forum) bertajuk “Inseminator itu Keren : Peran Inseminator Muda di NTT dalam Upaya Pencapaian Swasembada Daging”. Acara MAF itu digelar oleh Kementerian Pertanian melalui SMK-PP Negeri Kupang pada Jumat (05/11/2021).

Pada acara tersebut dijelaskan, rasio antara inseminator dan aseptor tersebut membuat para inseminator mesti bekerja ekstra, sebab mesti melayani inseminator buatan (IB) pada banyak aseptor dengan jarak yang berjauhan. Wilmince Marlene Nalley yang merupakan dosen reproduksi ternak di Universitas Nusa Cendana juga menambahkan, “Permasalahan IB di NTT juga meliputi sistem pemeliharaan peternakan rakyat yang ekstensif” Salah satu tantangan dari pemeliharaan ekstensif ialah pada deteksi birahi.

Sementara itu, Marten L. Molle, yang merupakan inseminator di Kabupaten Kupang, juga menambahkan bahwa saat ini kegiatan IB di NTT belum termaksimalkan sebab kekurangan sarana dan prasarana pendukung, contohnya seperti ketersediaan nitrogen cair. Demi peningkatan populasi ternak melalui IB, ia berharap pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

Selain 2 narasumber yang merupakan akademisi dan inseminator tersebut, SMK-PP Negeri Kupang juga menghadirkan Mahendra Adi Putra Bella, Duta Petani Milenial yang melakukan budidaya ternak babi dan selama ini melakukan inseminasi buatan pada ternaknya sendiri. Pada kesempatan tersebut ia membagikan teknik IB yang selama ini ia lakukan dan merupakan salah satu kunci kesuksesan usahanya.

Pada akhirnya Marthen L Molle yang juga alumni SMK-PP Negeri Kupang menegaskan bahwa untuk menjadi inseminator, diperlukan jiwa keikhlasan yang berorientasi kepada pelayanan. “Hal ini karena inseminator kerap bekerja tak kenal waktu” Menurutnya, inseminator juga kerap menempuh medan yang jauh dan sulit ditempuh. Inseminator juga kerap harus memberikan pengetahuan pada peternak demi keberhasilan inseminasi.

Kepala SMK-PP Negeri Kupang berharap dari diskusi pada acara tersebut dapat memantik generasi muda untuk tidak gentar berkarya sebagai inseminator di NTT dan menghadapi seluruh tantangan yang ada. Ia juga berharap SMK-PP Negeri Kupang dapat terus menghasilkan tenaga inseminator atau paramedik yang dapat melayani peternak di NTT.

SMK-PP Negeri Kupang sendiri merupakan unit pelaksana teknis pendidikan vokasi pertanian di bawah Pusdiktan Kementerian Pertanian. SMK-PP Negeri Kupang berpotensi menghasilkan calon inseminator, dikarenakan menghasilkan lulusan jurusan Kesehatan Hewan. Berdasarkan pada Permentan No 3 Tahun 2019 tentang Pelayanan Jasa Medik Veteriner, inseminator yang termasuk pada tenaga paramedik veteriner salah satunya harus memiliki ijazah sekolah kejuruan, diploma atau sarjana kesehatan hewan. Diketahui, SMK-PP Negeri Kupang adalah satu-satunya sekolah kejuruan dengan jurusan kesehatan hewan yang menawarkan beasiswa penuh selama masa pendidikan.

Cari Disini
Kontak
Alamat :

JL. Timor Raya KM. 39 Desa Kuimasi Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang Provinsi NTT Kode Pos 85371

Telepon :

08113863004 - 08113863004

Fax :

(0380)822262

Email :

sppnkupang@pertanian.go.id

Website :

www.smkppnkupang.sch.id

Media Sosial :
PENGUMUMAN UN
Check Our Youtube Channel!
Give us your feedback!

Bagaimanakah pelayanan di website SMK-PP Negeri Kupang?

  Sangat Memuaskan
  Memuaskan
  Cukup
  Kurang Memuaskan
  Tidak Memuaskan

  Hasil Polling
Check Our Insta!
Survei Kepuasan Masyarakat
WBS